Sebuah buku terkenal karena isinya aplikatif, mudah dipahami banyak orang, dekat dengan kehidupan, dan terbukti manfaat. Benarkah?
Tidak selamanya begitu
Sebagian buku menjadi terkenal justru karena susah dipahami, membutuhkan pemikiran ekstra keras, dan diskusi serius, guna memahami apa yang disampaikan oleh penulisnya. Bertahun-tahun orang memahaminya, menafsirkannya, namun tidak pernah menemukan kepuasan, dan buku semacam itu ada. 5 diantaranya adalah:
1. Naskah Kuno Ripley
Ditulis Sir George Ripley, seorang ahli kimia asal Inggris. Buku ini menjadi misteri pada zaman setelahnya. meski susah dimengerti, buku ini sangat menggoda. Orang-orang mencoba memahaminya, dan menghasilkan banyak penafsiran. Alasan orang-orang tertarik, karena mereka percaya, buku ini memiliki ramuan keabadian, sebuah impian umum manusia yang sudah sangat kuno. Kita tahu Nabi Adam tergoda memakan buah terlarang karena impiannya menjadi abadi, dan anak cucunya sekarang, selalu berusaha untuk awet muda. Pertanda jelas manusia menginginkan keabadian. Dan ketika tersebar isu Naskah Kuno Ripley mengandung resep ramuan keabadian, tidak heran banyak orang berusaha memahaminya.
Sayangnya, tak seorang pun sukses memahami. Banyak para ilmuwan bingung, dan merasa gagal setelah mencoba mengurai dan menganalisa isinya. Ripley juga dipercaya sebagai cendikiawan jenius. Buku ini bukan bacaan orang realistis.
2. Buku Ramalan Nostradamus
Semenjak di luncurkan kepada publik pada tahun 1555 Masehi, ramalan M. Michael de Nostradame ini telah menjadi buku fenomenal di dunia. .Secara sederhana, buku ini merupakan kumpulan Syair Empat Baris, namun ketika dibaca, seperti ayat aneh menyangkut kejadian di masa depan, yang telah diprediksi, sejak tahun 1556. Ribuan orang mencoba menelaahnya, mereka menuliskannya kembali, dengan pandangan masing-masing, namun banyak hal sulit dimengerti, sehingga mereka, selalu gagal. Banyak orang berusaha menafsirkannya, tapi sebagaimana orang sebelumnya, sejak tahun 1555, tak pernah seorang pun berhasil.
3. Naskah Kuno Seraphinianus
Ini sebuah buku unik berisikan gambar penuh warna. Sulit buat diuraikan, namun sangat mungkin dipercayai. Buku ini terdiri dari 360 halaman, ditulis dengan sebuah uraian atau tulisan kode. Banyak orang mencoba menelaah dan menafsirkannya ke dalam sebuah kehidupan di sebuah planet, sebuah karya yang sangat menantang insting alami manusia yang sangat alamiah. Buku ini sangat jarang ditemukan, dan seandainya ada, harga minimalnya adalah 500 dolar Amerika Serikat, ditulis oleh Luigi Serafini sekitar tahun 1978.
4. Prodigiorum AC Ostentorum Chronicon
Menyebutkan namanya saja susah, apalagi membaca isinya. Jika Anda berpikir bahwa mahluk mitos wee tidak nyata, cobalah baca bukunya Konrad Lykosthenes ini. Dalam buku ini, dikumpulkan banyak hal mengenai mahluk aneh yang dipercaya ada di sekitar kita. Walaupun hampir seluruhnya dinyatakan tidak nyata, dalam buku ini dijelaskan secara akurat. Buku ini ditulis pada tahun1557, di Basel (sebuah kota di Swiss), menampilkan burung Dodo Maurisia yang sekarang telah punah, secara jelas. Penampilan Burung Dodo inilah yang membuat buku ini aneh. Bagaimana penulis bisa tahu, padahal perjalnanan ke Maurisia, baru dilakukan 40 tahun setelah buku ini terbit.
5. Buku Kematian Bangsa Mesir
Bangsa Mesir dikenal sejak jaman purba, dan memiliki warisan kebudayaan, yang sisa-sisanya, masih banyak ditemukan sampai sekarang. Peradaban bangsa ini cukup terkenal ke seluruh dunia. Banyak pemikir muncul pada jaman itu, dan membuat berbagai karya, dengan menuliskan buah-buah pikirannya. Seperti "Buku Kematian Bangsa Mesir" ini.
Judul sebenarnya adalah "The Spells of Coming Forth By Day", dipenuhi tulisan berupa mantra-mantra dan kidung. Kedua format tulisan itu digunakan untuk menolong arwah mereka yang mati, supaya menjadi kuat di kehidupan berikutnya. Kitab orang mati, adalah bagian dari tradisi penguburan yang meliputi teks sebelumnya Teks Piramida dan Teks Coffin. Beberapa mantra diambil dari karya-karya yang lebih tua dan tanggal ketiga milenium SM. Mantra lainnya disusun kemudian dalam sejarah Mesir, datang ke periode menengah ketiga (11 sampai 7 abad SM).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar