Selasa, 04 Maret 2014

Menulis Bloglah Karena Alloh

Menulislah karena Alloh, di jalan Alloh, dan demi mendapatkan Ridho Alloh, dengan cara itu Anda mendapatkan kepuasan, meski tulisan Anda tidak dibaca orang, bahkan tersimpan tanpa pernah berguna, tanpa pernah terjual menjadi sesuatu yang memberi Anda kehidupan, tulisan itu akan tetap memberikan kehidupan bagi Anda di akhirat.

Inilah yang memotivasi saya untuk akhirnya mengubah arah hidup dan situs saya dari situs penulis kepada situs yang ingin berbagai ilmu agama. 

Saya mendapatkan pelajaran, bahwa tujuan membuat blog adalah mendapatkan sebanyak mungkin pengunjung, supaya nanti setelah ramai, blog ini bisa menghasilkan uang, dari iklan yang dipasang atau dari barang sendiri yang terjual. Akan tetapi, ketika saya mikir ke sana, kok hati ini susah sekali rasanya. Berat rasanya dan menjadi beban luar biasa. Belum tentu setelah saya susah-susah membuat blog ini saya akan mendapatkan kunjungan banyak orang kemudian mendapatkan penghasilan. Belum tentu. Belum tentu juga tulisan-tulisan saya akan banyak orang membaca. Belum tentu. Dan kalau sudah begitu, rugi sekali. Sudah jungkir balik nulis sampai keluar keringat keluar darah, ternyata tidak seorang pun mau membaca. Ini rugi sekali menurut saya. Kelelahan yang tidak artinya. 

Karenanya, daripada menginginkan yang tidak jelas, lebih baik saya arahkan untuk sesuatu yang nyata dan jelas saja, yaitu, catatan kebaikan dari Alloh. Jika saya menjadikan blog ini sebagai sarana saya mengajak orang taat kepada Alloh, dengan niat supaya orang semakin mencintai-Nya, taat kepada-Nya, maka meskipun, misalnya tak ada orang membaca dan menghasilkan uang, tetap, saya akan puas telah melakukan sesuatu yang diridhai-Nya.

Mengingat bahwa saya bisa menjadikan blog ini sebagai saran meraih ridha-Nya, rasanya masa depan lebih pasti dan lebih bercahaya. Saya bisa lebih yakin, bahwa saya akan mendapatkan sesuatu dari yang saya tulis, dan sesuatu itu bisa saya pastikan dengan yakin. Sedangan jika tujuannya demi mendapatkan uang, saya tidak bisa memastikan. Mengingat bahwa saya bisa mendapatkan kebaikan akhirat dengan blog ini membuat hidup terasa cerah, sedangkan mengingat blog ini bisa menghasilkan uang, dunia rasanya gelap.

Mungkin di sinilah keimanan keapda Alloh dan akhirat menemukan makna. Entah ungkapan siapa, saya lupa lagi: "Memikirkan dunia bisa menggelapkan hati, dan memikirkan akhirat, bisa meneranginya.

Ketika blog ini saya niatkan ingin mendapatkan kebahagiaan akhirat, rasanya pekerjaan ngeblog ini lebih fokus dan terasa lebih bermakna. Minggu demi minggu habis yang saya lalui, hari-hari yang penuh keprihatinan, habis bekal habis uang, meninggalkan istri dan anak di kampung, hanya demi menulis di sini, terasa lebih berarti.

Nabi Bersabda: "Barang siapa niatnya akhirat, maka Alloh kumpulkan keseluruhan dirinya, dan menjadikan kekayaan di dalam hatinya, dan dunia datang kepadanya dengan menhinakan diri, dan barangsiapa niatnya akhirat, maka Alloh cerai-beraikan hatinya, dan tidaklah datang dunia kepadanya melainkan apa yang sudah dicatat untuknya."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar