Selasa, 04 Maret 2014

Lebih Baik Jadi Orang Kafir

Jika Anda tidak percaya, beragama bisa membuat hidup Anda semakin mudah, sudah saja jangan beragama.
Jika Anda masih ragu, lebih baik jadi orang kafir. 

Agama ini Alloh turunkan untuk mempermudah.
Mempermudah kita menjalani hidup, merasakan kebahagiaan setiap saat,
Bahkan, mempermudah kita ketika kita mau mencari uang.

Ini terasa porno dan sepertinya kurang etika.
Masa mengatakan agama bisa mempermudah mencari uang. Apa maksudnya nih?
Menjual agama demi uang?
Dakwah untuk mendapatkan uang? Atau bagaimana?

Tolong Anda jangan negative thinking. Agama bisa mempermudah mencari uang maksud saya adalah, jika agama ini Anda jalankan dengan benar, masalah mencari yang sudah bukan lagi hal yang harus Anda pusingkan. Dengan menjalani agama ini dengan benar, uang dengan sendirinya akan berdatangan kepada Anda.

Islam mengajarkan banyak berbuat baik, menolong orang lain, memberikan kemanfaatan sebanyak-banyaknya kepada sebanyak mungkin orang, bersedekah, menolong faqir miskin, menolong orang yang membutuhkan pertolongan, jika Anda hidup dengan cara itu, sudut pandang itu, dan praktik itu, maka kehidupan Anda bersama keuangan Anda akan dipermudah.

Bahkan jika Anda memberi satu, Alloh akan membalasnya dengan sepuluh kali lipat. Ini nyata dan sudah menjadi teori ampuh, dan sudah dipraktikkan banyak orang. Bukan hanya orang muslim yang meng-Esakan Alloh, tapi bahkan juga oleh orang-orang musyrik dan orang-orang atheis dan mereka pun sama merasakan manfaatnya. 

Banyak orang tidak setuju memberi kepada orang miskin bisa dijadikan sarana untuk mencari uang. Kata mereka, memberi dengan cara ini, bisa membuat seseorang tidak ikhlash. Akibatnya, karena selalu menunggu ikhlash, orang jadi sungkan memberi. Jika saya tidak ikhlash, takut uang terbuang percuma. Jika saya tidak ikhlash saya tidak akan mendapatkan apa-apa, uang hilang pahala pun hilang. Akibatnya, orang jadi sungkan memberi. 

Padahal prinsipnya harus seperti mengajarkan shalat kepada anak. Paksakan dulu dia shalat, nanti jika dia terbiasa, ikhlash akan menyusul. Apakah awal-awal belajar shalat anak itu ikhlash. Saya kira tida. Dia melakukan shalat karena terpaksa disuruh orang tuanya. Sama juga dengan puasa. Anak melakukan puasa karena suruhan orang tuanya. Semakin sering dia berpuasa, semakin dia terbiasa. Setelah terbiasa inilah, dia akan ikhlash melakukannya.

Sedekah ini pun sama. Menurut saya, tidak mengapa di awal-awal, kita sedekah dengan mengharapkan pengembalian lebih banyak. Ini dilakukan untuk membangun kebiasaan sedekah. Setelah terbiasa sedekah, setelah tahu benar-benar nyata balasannya, bukannya mengurangi harta malah menambahnya, nanti juga sadar dan merasa sayang, masa saya mendapatkan balasan duniawi saja, akhirat juga perlu saya, sebab saya sadar, saya takkan selamanya di dunia. Saya mau kebahagiaan akhirat, maka saya harus menjadikan sedekah ini ikhlash hanya menghadap ridho Alloh.

Begitu menurut saya prinsipnya, tidak mengapa awal-awal sedekah dengan niat usaha, karena ini memang kemudahan juga dari Alloh untuk mengatasi permasalahan keuangan kita. Inilah salah satu fungsi diturunkannya agama, untuk mempermudah keuangan kita. Jika tidak percaya sedekah bisa mempermudah keuangan, sudah saja jangan menjadi orang beragama. Lebih baik jadi orang kafir!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar