Senin, 10 Maret 2014

Hubungan Pria Wanita Tidak Membutuhkan Cinta

(Tulisan ini boleh dibantah)

Menjalin hubungan dengan seseorang, tidak usah nembak. "Eh aku mencintaimu, kamu mau nggak jadi pacar aku?"

Kuno, basi, dan sangat menyebalkan!

Menjalin hubungan, tidak usah menyatakan cinta. Tembak-menembak hanya terjadi di masa perang. Orang yang menembak di masa damai itu namanya penjahat!

Menurut saya. Hubungan dengan wanita itu tidak membutuhkan cinta.

"Bagaimana Bisa?"
"Bisa!"
"Terus, apa menikah tidak membutuhkan cinta?"
"Tidak, menikah itu membutuhkan akad."
"Trus apa tujuannya menikah?"
"Menjalankan syariat agama saja."
"Berarti itu menikah hanya buat menyalurkan syahwat?"
"Memang iya."
"Wah, itu kalau istrinya tahu bisa bahaya tuh."
"Istri saya sudah tahu. Ini sudah saya katakan padanya. Hubungan kita tidak membutuhkan cinta. Karena ketika cinta, justru di sanalah permasalahan tiba. Saat cintai seseorang, maka dia memberi kekecewaan sedikit saha, rasanya itu sangat berlebihan."

Ini karena, cinta yang diucapkan kebanyakan orang itu omong kosong. Ucapan-ucapannya, janji-janjinya itu seringkali seringkali bulshit.

Dan bahkan menurut saya, jika cinta dengan sesungguhnya diberikan kepada seseorang, maka saat itulah, seseorang akan terjebak ke dalam kemusyrikan.

Kenapa? Pertama, ketika seseorang menyatakan cinta, maka orang ini rela menjadi hambanya, mencari ridonya, senang kepada apapun yang disenanginya, dan benci kepada apapun yang dibencinya. Namanya menjadi kenangan di hati, dan apapun yang kita lihat, akan menginspirasi hati kita untuk mengingatnya. Padahal semua itu, hanya layak ditujukan kepada Alloh.

Dengar ucapan seorang pencinta:

"Hatiku milikmu. Di hatiku hanya ada kamu."
"Kulakukan semua ini demi kamu, hanya untukmu!"
"Jiwa raga rela kukorbankan, demi kamu!"

Ini sudah menyalahi akidah.

Hubungan pria wanita tidak membutuhkan cinta.
Terjadinya sakit hati, stress, cemas, cemburu, sedih, menangis, itu terjadi karena seseorang menjalin hubungan pria wanita dengan memakai cinta. Kenapa seseorang membunuh mantan kekasihnya? Karena dulu dia jalin hubungan itu dengan perasaan cinta.

Coba kalau mereka santai-santai saja, bergaul ya bergaul saja. Membangun jiwa hubungan dengan prinsip: Kamu ya kamu, aku ya aku. Aku ngasih sama kamu bukan karena aku cinta kamu, aku memberimu karena aku mencintai dirinya sendiri, untuk bekal akhirat nanti.

Apa yang terjadi ketika putus?

Santai-santai aja kan? Tak ada masalah!

Hubungan pria wanita tidak membutuhkan cinta. Yang dibutuhkan hanyalah pernikahan. Dan seorang pasangan idaman bukanlah pasangan yang memberikan cintanya kepadamu, tapi dia yang memberikan cintanya kepada Pencipta kamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar