Komen dan like seringkali menjebak. Padahal tulisannya biasa saja, bahkan isinya kacangan alias murahan, namun karena banyak yang like dan komen, sang penulis pun merasa bangga. Seperti saya, yang seringkali bangga dengan komen dan like dari orang-orang. Padahal semua itu tidak menunjukkan bagusnya kwalitas tulisan saya.
Itulah sebabanya, tulisan saya yang ini, tidak usah Anda like, apalagi Anda komen. Sekali lagi, tidak usah Anda like dan Anda komen. Saya benar-benar tak suka!
Postingan Populer
-
DOWNLOAD DI SINI
-
Putri Salsabila, Pertama kali melihat fotonya waktu dia kecil. Imut, sipit, tahu-tahu sekarang sudah gede, 17 tahun. Buku Gara-Gara indonesi...
-
DOWNLOAD DI SINI
-
DOWNLOAD DI SINI
-
Industri video bokep Jepang semakin kreatif. Mereka tahu betul selera masyarakat mesum susah dihentikan. Pasangan-pasangan baru mereka orbit...
-
Turun di Stasiun Kereta Jatinegara harusnya saya beli tiket. Ini tidak, saya langsung naik KRL. Akibatnya di dalam, terus tengok kanan kiri,...
-
Kongkrit itu jelas Abstrak itu tidak jelas. Dan...... Salah satu keterampilan menulis adalah, Bisa mengkongkritkan yang abstrak. Membuat yan...
-
Alkisah, seorang tukang becak mengantar pulang anak sekolah ke sebuah gang. Di gang itu dia menemukan penumpang, lalu mengantarnya menuju s...
-
Bebaskan dirimu dari rasa iri dan angkuh, karena mereka tidak pernah datang sendiri, merek selalu dibarengi oleh amarah, keserakahan, kete...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar